10 Pos Penyekatan Mudik Lebaran 2021 Disiapkan Polda Sumbar, Ini Penjelasan Kapolda Dan Sebaran Lokasi Nya

Potret Daerah, Sumatera Barat – Sesuai dengan keputusan pemerintah pusat yang meniadakan aktivitas mudik lebaran idul fitri 1442 Hijriyah mendatang, Kepolisian Daerah (POLDA) Sumatera Barat dirikan 10 Pos Penyekatan diwilayah perbatasan.

Keputusan itu resmi dilakukan pada rapat bersama lintas sektoral yang diselenggarakan di Mapolda Sumbar pada Kamis (22/4/2021) kemaren, rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat.

Selaku Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto. Kepada PotretDaerah.com mengatakan. Pihaknya menggelar rapat bersama secara virtual guna menyikapi langkah yang diputuskan oleh pemerintah pusat terkait larangan mudik lebaran 1442 Hijriyah.

“Kegiatan rapat bersama  ini guna menyikapi kesiapan pengamanan Idul Fitri dan larangan mudik. Makanya melalui rapat tersebut kita dapat memutuskan serta satu pemahaman dengan instansi – instansi lain.” Terang  Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto.

Rapat yang dipimpin oleh Gubernur Sumbar tersebut juga diikuti oleh Bupati dan Walikota Se – Sumbar, Menurut Kapolda Irjen pol Toni Hermanto. Hal tersebut sengaja dilakukan guna dapat disosialisasikan ketengah – tengah masyarakat.

“Kita sengaja meminta pak gubernur untuk memimpin rapat dengan bupati dan wali kota, Hal itu berguna agar informasi ini bisa dimengerti dan tersosialisasi kepada masyarakat terkait kegiatan pengamanan Idul Fitri dan juga larangan mudik serta pencegahan penambahan kasus dan antisipasi agar sumbar kembali aman dari Covid-19.” jelasnya.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto Pada Minggu  (25/4/2020) Malam Melalu Via Telfonnya  mengungkapkan, 10 pos penyekatan ini dilakukan di tujuh wilayah polres. Pos penyekatan akan menjaga pintu masuk darat wilayah Sumbar.

Klik Link Berikut, Untuk melihat 10 titik sebaran Pos Penyekatan, Klik  https://potretdaerah.com/10-pos-penyekatan-polda-sumbar-ini-titik-lokasi-nya/

“Perbatasan antara provinsi Jambi, Riau, Bengkulu hingga Sumut. Nanti setiap pos ditempatkan personel dibantu instansi lainnya,” ucapnya.

Satake Bayu menegaskan, pihaknya juga mengantisipasi jalur alternatif atau jalur tikus yang mungkin dimanfaatkan para pemudik. Personel akan disiapkan di jalur alternatif tersebut.

“Terutama di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota banyak jalur tikus, personel akan kami siagakan juga,” tuturnya. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *